“Kan Malaysia sudah minta maaf, apalagi?” – Jusuf Kalla

Jusul Kalla

Presiden Indonesia Joko Widodo hari ini memaafkan Malaysia berkaitan insiden bendera Indonesia dicetak terbalik dalam buku cenderamata khas Sukan Sea Kuala Lumpur 2017.

Menurut Bernama yang memetik kenyataan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo, Presiden sememangnya hanya menunggu permohonan maaf dari Malaysia sebaik isu itu timbul.

Presiden Jokowi itu juga berharap rakyat Indonesia tidak memberi reaksi berlebihan atas kesilapan itu.

“Yang penting, sekarang kan sudah ada permintaan maaf dan (buku cenderamata itu) mahu ditarik (balik), itu yang diharapkan oleh presiden, (dan) Malaysia (sudah) minta maaf,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan di sini hari ini.

Menteri Luar Datuk Seri Anifah Aman yang mewakili Malaysia semalam telah membuat permohonan maaf secara rasmi kepada kerajaan dan seluruh rakyat Indonesia mengenai insiden itu.

Naib presiden Jusuf Kalla pula berkata semua pihak diminta supaya tidak lagi memperbesarkan isu berkenaan.

“Kan Pemerintah Malaysia sudah minta maaf, apalagi? Pemerintah (kerajaan Indonesia) menerima itu dengan terbuka, semua orang bisa (boleh) melakukan kesalahan,” katanya seperti yang dipetik oleh Kompas.com.

Menurutnya kerajaan Indonesia memahami kesalahan yang dilakukan itu bukanlah sesuatu yang sengajakan.

“Ini kan kesalahan teknis (teknikal) yang tidak disengaja, tidak mungkin kerajaan Malaysia sengaja. Ini kan mungkin tukang (pihak) percetakannya yang tidak faham, ini soal ketelitian,” katanya lagi.

Artikel Berkaitan

Apa Kata Anda

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *